STKIP Muhammadiyah Kalabahi Ambil Bagian dalam Pengecoran Masjid Babul Rahim Dulolong

FUTUNG LIMANG – Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Kalabahi bersama warga Dulolong dan sekitarnya, bahu membahu mengecor lantai dua Masjid Baburrahim. (Foto: STKIP Muhammadiyah Kalabahi)

Alor Barat Laut, ALORDAILY** STKIP Muhammadiyah Kalabahi melalui beberapa orang mahasiswanya ikut ambil bagian dalam kegiatan pengecoran Masjid Baburrahim Dulolong Kecamatan Alor Barat Laut Kabupaten Alor, Minggu (22/1/2017). Kehadiran mereka ke lokasi dikoordinasi oleh Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan (BAK), Raspa Abdullah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kampus untuk mewujudkan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian masyarakat. Bagaimana unsur kampus sebagai bagian dalam kelompok masyarakat dapat memberikan andil dalam hal-hal positif kepada masyarakat.

“Buah dari pendidikan adalah melahirkan rasa peka dan berujung pada tindakan nyata. Kami ingin menumbuhkan kebiasaan dalam diri mahasiswa untuk bisa peka dan mengambil bagian dalam segala kegiatan positif yang terjadi di masyarakat. Hal ini harus dibiasakan semenjak dini, sehingga ketika nanti sudah terjun ke masyarakat maka tidak lagi terasa kaku,” ujar Raspa, Senin (23/1/2017)

Walaupun pekerjaan yang dilakukan terbilang cukup berat, tapi tidak menyurutkan semangat para mahasiswa. Tidak hanya mahasiswa yang datang, para mahasiswi juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka rela tidak memanfaatkan waktu libur kuliah untuk beristirahat di rumah, apalagi berekreasi melepas penat bersama teman-teman yang lain.

“Tidak banyak yang kami berikan. Namun, kami berharap, sedikit keringat letih yang kami teteskan akan menjadi penolong kami di Akhirat kelak. Apalagi yang di-cor adalah rumahnya Allah SWT,” tutur salah seorang mahasiswa.

Pengecoran lantai dua Masjid Baburrahim Dulolong melibatkan banyak pihak. Semua yang hadir merupakan unsur yang tidak bisa dipisahkan dari Dulolong itu sendiri. Mereka menyebutnya dengan istilah futung limang.

Pengecoran dimulai sejak pagi hari dan berakhir sebelum tiba waktu Dhuhur. Banyaknya volume pekerjaan tidak menyurutkan semangat masyarakat yang ingin melibatkan diri dalam pengecoran. Semua seolah-olah ingin berlomba dalam mengumpulkan amal jariyah, sehingga tidak terlihat sedikit pun wajah letih.

Rombongan mahasiswa yang datang dan ikut ambil bagian dalam proses pengecoran didampingi oleh Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) sebagai organisasi mahasiswa yang diakui keberadaannya di kampung Muhammadiyah, Rivai Isa.

Pengecoran lantai dua Masjid Baburrahim Dulolong melibatkan semua unsur, baik dari masjid, kelompok masyarakat, dan kelompok pemuda.