Tingkatkan Produktivitas, Dinas Pertanian TPH Alor Gelar Pelatihan untuk Para Petani

Beberapa pemateri tengah memberikan penjelasan pada Pelatihan Dinas Pertanian TPH Kabupaten Alor di Desa Malaipea Kecamatan Alor Selatan. (Foto: Dinas Pertanian TPH Alor)
TINGKATKAN PRODUKTIVITAS – Beberapa pemateri tengah memberikan penjelasan pada Pelatihan Dinas Pertanian TPH Kabupaten Alor di Desa Malaipea Kecamatan Alor Selatan. (Foto: Dinas Pertanian TPH Alor)

Alor Selatan, ALOR DAILY ** Untuk meningkatkan produktivitas petani, Dinas Pertanian TPH (Tanaman Pangan dan Hortikultura) Kabupaten Alor menggelar beberapa pelatihan penting. Tujuannya, meningkatkan kapasitas SDM petani.

Petani dilatih melakukan Survei Investigasi Desain (SID), Operator Traktor/Alsintan (Alat dan Mesin Pertanian), dan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman di Desa Malaipea Kecamatan Alor Selatan, pada 8-10 November 2016.

“Saya berharap, peserta pelatihan dapat mengikuti, menyimak, dan mengaplikasikan hasil pelatihan dalam keseharian,” ujar Camat Alor Selatan, Marthen Maubekak, saat memberi sambutan.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pertanian TPH Kabupaten Alor, Yustus BD. Abora, menitikberatkan pemanfaatan potensi sumberdaya alam (SDA) dan sumberdaya manusia (SDM) untuk peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura.

Pembicara pertama, Kepala Bidang Hortikultura, Mahdi Goro, memaparkan keterkaitan Program Nawacita Presiden Joko Widodo, Program Demam-Desa Mandiri Anggur Merah Gubernur Nusa Tenggara Timur, dan Program Gemma Mandiri Tancap Gas Bupati Alor. Mahdi mengaitkannya dengan Teknologi Tepat Guna (TTG).

“Teknologi Tepat Guna adalah teknologi yang dirancang bagi suatu masyarakat tertentu agar dapat disesuaikan dengan aspek-aspek lingkungan, keetisan, kebudayaan, sosial, politik, dan ekonomi masyarakat yang bersangkutan,” terangnya.

Teknologi Tepat Guna, sambungnya, memenuhi persyaratan teknis, ekonomi, dan sosial budaya. Semua itu, menurut Mahdi, diperuntukkan bagi kesejahteraan petani.

Pada paparan kedua, Kabid Tanaman Pangan, Tuti Serangmo, menyampaikan sebaran kegiatan tahun 2016 dan menitikberatkan pada peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan. Paparan berlanjut dengan Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian (PSP), Mikha Pulek, yang menuturkan pemanfaatan Alsintan Tepat Guna untuk meningkatan produksi dan produktivitas pertanian.

Setelah beberapa pemaparan, dibuka panel dengan membagi peserta menjadi beberapa kelompok untuk penjelasan materi lebih detail.

Kelompok Pelatihan Survei Investigasi Desain mendapatkan materi dari Dodi Hartadi Prasetia. Sementara Kelompok Pelatihan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman oleh Kasi Pengamatan dan Peramalan OPT UPT Proteksi Distanbun NTT.

Materi Hari Kedua dan Ketiga

Pada hari kedua dan ketiga dilakukan Pelatihan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman dengan pemateri, Kasi Pengamatan dan Peramalan OPT UPT Proteksi Distanbun NTT dan Kasi Perlintan DistanTPH Alor, Ako Duka.

Selain itu, materi diisi pula oleh Sekretaris Dinas, Sony Kaimat, yang menitikberatkan pada Dukungan Perencanaan Program Pengembangan Pendidikan dan Informasi Teknologi terhadap Pembangunan Pertanian di Kabupaten Alor.

Kelompok Pelatihan Operasi Traktor/Alsintan diberi materi oleh Albert Ndiwa dan Instruktur Alsintan PT Kubota Indonesia.