Pengobatan Bekam Mulai di Minati di Alor

Bekam
PENGOBATAN: Proses Bekam saat mengisap dara kotor dari tubuh. (Foto: Muhammad Zubair Fakro)

Teluk Mutiara, ALORDAILY** Pengobatan Bekam mulai di minati masyarakat muslim di Alor sebagai jalan yang di tempuh mengatasi permasalahan kesehatan yang sangat kompleks dan rumit yang tak jarang berkepanjangan.

Pengobatan Bekam hadir membawa angin segar bagi masyarakat Alor khususnya yang muslim, selain dapat mengatasi berbagai macam penyakit bahkan yang berat dan kronis, biayanya pun sangat terjangkau terutama lagi masyarakat berpenghasilan rendah kebawah yang sangat sulit mendapatkan solusi pengobatan.

Pengobatan yang biasa di kenal dengan sedot darah kotor ini di peraktekan oleh Ust. Marjuki Yusuf dan Istrinya, biasanya dengan berkeliling ke rumah pasien yang sebelumnya telah menghubungi mereka, tidak sedikit juga yang datang ke rumah merka.

“Orang yang hidup pasti merasakan sakit apalagi di zaman ini, dalam satu hari saja kita bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan kimia seperti penyedab, pengawet buatan, pewarna dll, yang bisa menghasilkan terlalu banyak kotoran/ toksid yang menyebabkan Penyumbatan Darah sehingga sistem darah tidak berjalan dengan lancar, jika tidak ada perhatian kusus maka akan berimbas pada sistem ketahanan tubuh, juga Keadaan ini sedikit demi sedikit akan mengganggu kesehatan seseorang”. Ujar Ust. Marjuki kepada Alor Daily saat di temui si rumahnya.

Bekam
TERAPI: Ust. Marjuki Yusuf saat menterapi pasiennya. (Foto: Muhamammad Zubair Fakro)

Beliau menambahkan, “Gaya hidup yang serba instan, pola makan yang tidak teratur, waktu tidur (istirahat) yang sedikit, konsumsi makanan yang banyak mengandung zat-zat kimia, tidak bisa kita hindari dalam kehidupan kita saat ini, resikonya kita pun sadar akan mudah di serang berbagai macam penyakit, oleh karenanya tidak perlu repot dan pusing, tidak usah mengeluarkan biaya besar untuk menjaga kesehatan, solusinya hanya dengan berbekam, Insya Allah segala keluhan penyakit akan terselesaikan”.

Sesuai syariat islam pasien peria di terapi penterapi peria dan pasien wanita harus di terapi penterapi wanita, sehingga dalam perakteknya Ustadz yang sudah peraktek di Alor lebih kurang dua tahun ini yang menangani pasien peria sedangkan untuk pasien wanita di tangani Istrinya.

Selama berjalan lebih kurang dua tahun ini, sudah banyak pasien yang di terapi dan merasakan manfaatnya, bahkan banyak yang sudah menjadi pasien tetap yang rutin berbekam setiap bulan, tidak jarang juga yang menjadi pasien adalah saudar-saudara non muslim bahkan sudah merasakan khasiatnya.

“Banyak saudara kita yang sakit tapi tidak punya biaya untuk berobat kecuali penyakit-penyakit ringan, padahal hanya dengan Bekam penyakit yang beratpun atas Izin Allah bisa sembuh tanpa efek samping, bahkan ada juga saudara kita yang rela mengeluarkan biaya yang berjuta-juta bahkan sampai ke luar daerah untuk bisa sembuh, padahal kalau mereka yakin dan serius saja berbekam Insya Allah dapat menjadi solusi”, papar Ust. Aba, sapaan akrab unstadz yang sudah memiliki sertivikat dari Asosiasi Bekam Indonesia (ABI) itu.

Sekilas Tentang Bekam

Bekam berasal dari istilah Bahasa Arab “Al Hijamah” yang berarti pelepasan darah kotor, dalam bahasa Inggris disebut dengan “Cupping”. dan dalam bahasa melayu dikenal dengan istilah “Bekam”. Di Indonesia kita kenal denan istilah Kop atau Cantuk.

Terapi bekam merupakan pengobatan Sunnah Rasulullah Saw yang telah di peraktekan sejak zaman dulu, sampai sekarang sudah di moderenkan baik alat-alat yang di gunakan sesuai dengan kaidah ilmiah juga perakteknya yang sesuai dengan aturan praktek dalam kesehatan, namun tetap mengamalkan sunnah-sunnah yang di terapka Rasulullah.

Bekam dibedakan menjadi dua jenis yaitu bekam kering dan bekam basah, bekam kering adalah proses bekam yang dilakukan dengan menghisap permukaan kulit dan memijat tempat sekitarnya tanpa mengeluarkan darah,

Sedangkan bekam basah adalah proses terapi yang dilakukan setelah melakukan bekam kering, dilanjuti dengan melukai permukaan kulit dengan jarum yang sudah di sterilkan, lalu dihisap dengan alat cupping dan hand pump untuk mengeluarkan darah kotor.

Lamanya setiap hisapan saat terapi 3 sampai 5 menit, sebanyak dua kali tergantung penyakitnya, kadang dalam menangani penyakit yang lebih berat proses nya bisa lebih lama. Sebagian orang kadang merasa ngeri dan jijik, namun jika sudah mencoba akan ketagihan karena khasiatnya.

Dengan hadirnya pengobatan Bekam di Alor, setidaknya memudahkan masyarakat dan meringankan pemerintah dalam mengatasi masalah kesehatan, apalagi sangat membantu bagi masyarakat yang tidak mampu yang kesulitan biaya.