Akademi Sepak Bola Alor United U-14 Ukir Sejarah di Event Nasional

NTT
MENGGAPAI MIMPI: Kontingen NTT ber pose di atas rumput hijau Gelora Bung Karno. (Foto: Muhammad Zubair Fakro)

Kalabahi Kota, ALORDAILY** Pegelaran Liga Sepak Bola Piala Menpora U-14 telah berakhir, telah di peroleh sang juara, banyak prestasi di raih, gambaran mimpi anak-anak Indonesia untuk masa depan sepak bola yang lebih baik mulai nampak, wajah-wajah ringa untuk putra-putra terbaik daerah seakan menggapai mimpi.

Turnamen yang bergulir selama empat hari itu banyak meninggalkan bekas yang mendalam, suka duka masing-masing tim yang mewakili 24 provinsi daerah peserta tak terlupakan, pertikaian dan bentrok antar pemain di lapangan masih jadi cerita dan yang selalu taringat adalah kerja sama dan persahabatan baik antar pemain, antar pelatih official, antar daerah jadi pengalaman berharga.

Akademi Sepak Bola Alor United asal Kabupaten Alor yang mewakili Nusa Tenggara Timur, turut mengukir sejarah di kancah nasional, menargetkan lolos dari penyisihan grup akhirnya bisa mencapai 8 besar, kemudian di takluk sang juara Jawa Barat, sehingga prestasi ini menjadi yang pertama di persepak bolaan NTT, Alor United menjadi tim pertama yang berhasil lolos penyisihan grup dan mencapai 8 besar.

Walaupun berangkat dengan kondisi yang tidak seimbang dan menghadapi turnamen yang singkat dengan jadwal pertandingan yang padat, di tambah lawan-lawan yang di hadapi merupakan tim-tim terbaik dari daerah asalnya yang unggul dari fisik dan teknik, namun daya juang dan semangat pantang menyerah anak-anak Alor berhasil berbuah manis walauh terhenti di delapan besar.

“Jawa Barat memang luar biasa, tim yang sudah matang baik secara tim juga mental pemainnya, mereka layak jadi juara”, ungkap pelatih Alor United, Mahdi Ibrahim setelah laga melawan Jawa Barat.

foto bersama ruly nere
MIMPI: Kafila NTT, Pelatih Mahdi Ibrahim, Official dan scuad Akademi Alor United berpose bersama pemain nasional tempo dulu, Ruly Nere. (Foto: Muhammad Zubair Fakro)

Ia menambahkan, jika saja di delapan besar ini bukan ketemu Jawa Barat, mungkin ceritanya akan lain, namun ini lah kenyataannya jalannya sudah seperti itu, akan tetapi ini jadi pengalaman berharga kami sehingga dapat mempersiapkan tim yang lebih baik untuk tahun-tahun berikutnya, terima kasih atas dukungan warga NTT di mana saja berada yang sudah memberikan dukungan kepada kami, khususnya masyarakat Alor di nusa kenari, hanya ini yang dapat kami persembahkan untuk levo tana (kampung halaman).

Pemerintah daerah melalui Bupati Alor Amon Djobo saat menerima kedatangan rombongan Akademi Alor United di rumah jabatan, sabtu (21/11/2015) mengungkapkan rasa bahagianya, beliau mengucapkan rasa terima kasih kepada jajaran pelatih terutama para pemain yang berhasil mengharumkan nama daerah di kancah nasional, dan berjanji memberikan apresiasi atas kerja keras mereka.

“Ini prestasi yang bagus, bakat-bakat pemain ini bisa jadi modal kita mempersiapkan tim untuk sepak bola alor kedepan, sehingga pembinaan usia dini seperti ini mulai U-12, U-14 juga U-17 jangan sampai berhenti, harus terus di bina dan di persipakan, pemerintah akan mendukung sepenuhnya,” ujar Amon Djobo saat memberikan arahannya.

Ia berharap pemain-pemain yang sudah di bentuk ini harus terus di bina walaupun event ini telah selesai, sehingga kemampuan mereka terus meningkat dan regenerasi pemain untuk tim senior (Persap Alor) tidak akan putus bahkan bertambah baik.