Mansur Bakri Samah: Perlu Sinkronisasi Program Tingkatkan Mutu Pendidikan Alor

MUTU PENDIDIKAN - Mansur Bakri Samah saat mensosialisasikan Kurikulum 2013 kepada guru-guru MTsN Kalabahi. (Foto: Muhammad Zubair Fakro)
MUTU PENDIDIKAN – Mansur Bakri Samah saat mensosialisasikan Kurikulum 2013 kepada guru-guru MTsN Kalabahi. (Foto: Muhammad Zubair Fakro)

Teluk Mutiara, ALORDAILY** Pendidikan merupakan unsur penting dalam pembangunan bangsa, dengan pendidikan seseorang dapat memiliki pengetahuan dan kemampuan juga wawasan yang di butuhkan dalam masyarakat guna mewujudkan impian baik individu itu sendiri juga masyarakt pada umumnya untuk lebih maju, bisa bersaing dan mendapat pengakuan.

“pendidikan menjadi hal yang sangat rawan dan harus menjadi perhatian khusus pemerintah daerah, sehingga perlu adanya sinkronisasi program pemerintah daerah dengan program lembaga pendidikan dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas pendidikan demi tercapai pembangunan seutuhnya di Alor”. Ujar pemerhati pendidikan di Alor, Mansur Bakri Samah kepada Alor Daily di waktu luangnya setelah KBM selesai, Selasa (20/10/2015).

Selanjutnya Ia memaparkan, ada tiga tahap dalam pencapaian kualitas pendidikan, yaitu perencanaan, prores, dan harapan yang di inginkan dalam pencapaian mutu pendidikan tersebut, sehingga dalam perencanaan itu di susunlah kurikulum yang mengatur aktifitas pendidikan, sampai pada saat ini sedang di galakan penerapan kurikulum 2013. Namun pencapaian itu akan maksimal dan terasa di masyarakat apa bila di beckup oleh pemerintah daerah.

Masyarakat alor adalah masyarakat yang hidup dengan memegang teguh nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, penghargaan dengan mengutamakan norma-norma adat dan agama dengan tata krama, sopan santun dalam berpakean juga berprilaku, yang secara turun temurun di wariskan sejak jaman nenek moyang, yang mana harus terus di pertahankan dan tetap di budayakan dalam kehidupan masyarakat kita di tengah rongrongan buda asing yang semakin hari semakin mengikis habis norma-norma tersebut.

“dalam prosesnya pelaku pendidikan merancang hal-hal teknik yang bertujuan mencapai harapan bangsa yaitu setiap anak harus memiliki pengetahuan dan akhlak yang mulia, di mana harus mencakup 3 unsur yaitu, pengetahuan, sikap dan keterampilan. Pengetahuan menjadi target utama namun sikap yang harus di tanamkan berupa sikap religious yang tinggi, berprilaku yang baik, disiplin, tanggung jawab, ramah akan menjadikan lulusan orang-orang hebat dengan akhlak yang mulia apalagi di dukung keterampilan khusus yang mampu mengelola pengetahuan yang telah di peroleh. Dengan demikian maka harapan yang akan di capai ya’ni mencerdaskan bangsa dan memajukan negeri ini akan terwujud” papar PNS yang menjabat sebagai Kepala MTsN Kalabahi itu.

Ia kemudian melanjutkan, minimnya dukungan pemerintah daerah dalam membantu penerapan kurikulum pendidikan dalam hal ini penerapan sikap yang mana sesuai dengan adat budaya daerah ini, dengan contoh, nilai yang tata krama berprilaku dan berpakean yang di ajarkan di sekolah adalah harus menutup aurat atau setidak nya tidak mengikuti budaya barat yang serba terbuka, namun itu hanya di terapkan di lingkungan sekolah saja, selepas itu tidak di permasalahkan, bahkan berpakean mini dan kebarat-baratan sudah menjadi trend di masyarakat dan tidak ada sedikitpun orang atau lembaga yang mengoreksi hal itu, ini lah salah satu contoh kasus yang perlu di atur oleh pemerintah untu mensinkronisasi program yang sesuai dengan tujuan pendidikan tersebut.

Pendidikan di Alor

Sejalan dengan berkembangnya arus globalisasi, perkembangan ilmu pengetahuan sangat berperan sekali dalam percepatan pembangaunan sumber daya manusia di kabupaten Alor, masyarakat alor yang sebelumnya minim pengetahuan sekarang bisa dengan mudah mendapatkan informasi guna menambah wawasannya, akan tetapi factor topografi dan budaya suatu daerah sangat mempengaruhi tingkat pemikiran masyarakatnya.

“sekarang sudah banyak orang yang menggunakan internet, mungkin sebagian kecil saja yang belum terbiasa, namun seluruhnya sudah merasakan dampaknya, ilmu pengetahuan mudah di dapat begitu juga informasi” ujar Mansur.

“Pastinya dari segi ilmu pengetahuan masyarakat alor khususnya kota kalabahi akan semakin maju, namun alangkah bagusnya di imbangi dengan meningkatnya nilai sikap dan karakter kuat yang menjunjung tinggi norma-norma agama dan budaya, dalam diri setiap individu”, Tambah beliau.

Sekarang saatnya setiap individu khususnya pemuda negeri ini untuk berkreasi, berinovasi mengembangkan pendidikan di kabupaten ini, tidak harus melalui lembaga formal, bisa lembaga social, non formal bahkan individu untuk mensukseskan program pemerintah yang tertuang dalam Gerakan Membangun Menuju Alor mandiri.