Atlet Kempo Alor Tambah Prestasi

atlet kempo
PRESTASI: Mega (kiri) dan Niken (kanan) berpose bersama pelatih kempo Kabupaten Alor Kadarusman Noor. (Foto: Muhammad Zubair Fakro)

Teluk Mutiara, ALORDAILY** Tiga atlet kempo asal Kabupaten Alor berhasil merebut tiket ke PON 2016 setelah berhasil masuk 10 besar pada Pra PON oktober lalu, bahkan salah satunya berada pada urutan pertama.

Tiga atlet tersebut atas nama Niken Dukamoli, dan Mega Pukeng yang masing-masing berada pada peringkat enam dan Nurhayati Alil yang berada pada peringkat pertama, khusus Nurhayati Alil merupakan atlet nasional yang sudah cukup berprestasi baik di tingkat provinsi juga nasional bahkan sempat meraih juara 2 pada event dunia di jepang tahun 2006.

Pada event kali ini muncul lagi 2 atlet muda yang punya prospek bagus kedepan, yang di harapkan bisa mengharumkan nama daerah khususnya Perkemi Kabupaten Alor, dengan begitu tongkat estavet atlet kempo asal Alor akan terus berlanjut.

Sesuai agenda ketiga atlit ini akan mengikuti dua event pada tahun 2016 mendatang yaitu, PON yang di laksanakan pada bulan September dan persiapan kejuaraan dunia asia pasipic di Amerika. Dengan usia yang masih muda Mega dan Niken yang sementara bersekolah di SMA Negeri 01 Kalabahi itu akan mendapat banyak pengalaman berharga, sehingga kedepan di harapkan mereka akan terus berprestasi.

“Hasil yang mereka peroleh merupakan perjuangan panjang melaluli latihan yang tekun dan disiplin tinggi dengan kesabaran penuh karena melalui waktu yang cukup lama, akhirnya apa yang mereka impikan bisa tercapai”, ungkap pelatih kempo kabupaten Alor, Kadarusman Noor kepada Alor Daily beberapa hari lalu.

atraksi
RANDORE: Mega dan Niken saat beraksi di depan pejabat daerah pada peringatan hari sumpah pemuda ke-87. (Foto: Muhammad Zubair Fakro)

Noor melanjutkan, sudah terbukti anak-anak Alor punya karakter yang kuat sehingga jika di latih dengan baik maka kemampuannya akan sangat baik sekali, dan itu memang sudah terbukti, namun khusus di Kabupaten Alor, olah raga yang lain lebih familiar di banding kempo sehingga dalam pembinaannya pun masih butuh perhatian khusus dari pemerintah daerah baik melalui kejuaraan-kejuaraan ataupun pelatihan-pelatihan baik kepada pelatih juga atlet yang berprestasi, juga yang tak kalah penting adalah sosialisasi dan publikasi ke masyarakat sehingga tertarik untuk mendalami olah raga kempo.

“Dojo (perguruan) yang aktif di Alor hanya tiga, yaitu Dojo Kantor Daerah, Dojo Teluk Mutiara dan Dojo MAN Kalabahi, yang semuanya berada di dalam kota sehingga atlet-atlet yang di hasilkan sangat terbatas, kami berharap kedepan banyak pihak yang mau bekerja sama khususnya sekolah-sekolah untuk terlibat dalam pembinaan atlet kempo, baik dengan bekerja sama dengan dojo yang telah ada, ataupun membuat dojo sendiri”, ujar guru olah raga di MAN Kalabahi itu.

Terkait pernyataan Menpora Imam Nahrawi yang mencanangkan pelaksanaan event nasional di alor, pelatih di Dojo MAN Kalabahi itu menyampaikan, kami telah melakukan komunikasi bersama Perkemi provinsi agar Perkemi Pusat bersedia menggelar Kejuaraan Kempo nasional di Alor, dengan begitu olah raga kempo akan bertambah greget dan semakin di gemari khususnya masyarakat di daratan timur Indonesia ini.